Bupati Tolikara Pimpin Sosialisasi Terbuka, Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Karubaga yang Aman, Tertib, dan Kondusif

Terkini 13 Jul 2026 10:34 5 min read 81 views By Pendim 1716/ TLK

Share berita ini

Bupati Tolikara Pimpin Sosialisasi Terbuka, Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Karubaga yang Aman, Tertib, dan Kondusif
Bupati Tolikara Pimpin Sosialisasi Terbuka, Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Karubaga yang Aman, Tertib, dan Kondusif Karubaga, Tolikara – Dalam r...

Bupati Tolikara Pimpin Sosialisasi Terbuka, Ajak Masyarakat Wujudkan Kota Karubaga yang Aman, Tertib, dan Kondusif

Karubaga, Tolikara – Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Pemerintah Kabupaten Tolikara menggelar Sosialisasi Secara Terbuka Mengenai Ketertiban Masyarakat dan Kenyamanan Lingkungan Kota Karubaga, Senin (13/7/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., dengan melibatkan unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.39 WIT hingga 11.05 WIT tersebut diawali dari Aula GIDI Karubaga dan dilanjutkan menuju Jalan Irian, kawasan Tugu Salib, hingga Kota Baru. Sekitar 40 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan di wilayah Kota Karubaga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos., Pasi Intel Kodim 1716/Tolikara Lettu Inf Imam Eko Santoso, Kasat Reskrim Polres Tolikara Ipda I. Gusti Agung N., Kapolsek Karubaga Ipda Niko, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolikara Michael Dandirwalu, Ketua Wilayah GIDI Tolikara Pdt. Jeremias Wandik, personel Kodim 1716/Tolikara, personel Polres Tolikara, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tokoh agama.

Pemerintah Perkuat Upaya Menjaga Ketertiban Kota

Mengawali kegiatan, Bupati Tolikara memimpin apel pengecekan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama TNI dan Polri berkomitmen menjaga Kota Karubaga agar tetap aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Menurut Bupati, masih terdapat sejumlah aktivitas yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu hadir secara langsung di tengah masyarakat guna memberikan edukasi serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing.

“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjaga Kota Karubaga sebagai rumah bersama. Ketertiban dan keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat,” ujar Bupati.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebelum rombongan bergerak menuju Jalan Irian sebagai lokasi pertama pelaksanaan sosialisasi.

Edukasi Langsung kepada Masyarakat

Di Jalan Irian, Ketua Wilayah GIDI Tolikara, Pdt. Jeremias Wandik, mengajak masyarakat untuk menjaga Kota Karubaga dengan penuh kasih, kedamaian, serta menjauhkan diri dari berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan minuman keras, narkotika, maupun perilaku negatif lainnya dapat memberikan dampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kedamaian dan membimbing generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif,” ungkapnya.

Ajak Warga Tolak Miras, Judi, dan Narkotika

Dalam penyampaian berikutnya, Bupati Willem Wandik kembali mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari berbagai penyakit masyarakat seperti perjudian, minuman keras, dan penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya membangun kesadaran kolektif agar masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan.

Bupati menegaskan bahwa Kota Karubaga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tolikara yang harus menjadi contoh dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, damai, dan harmonis.

Dukungan Tokoh Masyarakat

Tokoh masyarakat Tolikara, Viktor Kogoya, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Tolikara yang secara langsung turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perjudian maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Ia mengajak seluruh warga untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman serta menjaga nama baik Kota Karubaga.

Sosialisasi Dilanjutkan di Kota Baru

Setelah selesai di Jalan Irian, rombongan melanjutkan kegiatan menuju kawasan Kota Baru.

Di lokasi tersebut, Bupati kembali menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus mendukung upaya pemerintah dalam memberantas perjudian, minuman keras, dan berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap seluruh elemen masyarakat dapat menjadi pelopor terciptanya lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga.

Wujud Sinergi Pemerintah, TNI, dan Polri

Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tolikara bersama TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Kehadiran personel Kodim 1716/Tolikara dan Polres Tolikara menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah melalui pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis.

Melalui kerja sama yang baik antarinstansi dan masyarakat, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Menjelang Sidang Klasis GIDI

Pelaksanaan sosialisasi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan Sidang Klasis GIDI yang berlangsung pada 13–20 Juli 2026 di Aula GIDI Tolikara.

Pemerintah Kabupaten Tolikara mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati setiap kegiatan keagamaan agar seluruh rangkaian sidang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Situasi Aman dan Kondusif

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.05 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat sehingga Kota Karubaga dapat terus menjadi daerah yang damai, nyaman, serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Tolikara.

Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan Kabupaten Tolikara yang aman, maju, dan sejahtera.

Nawi Arigi News